KOMITMEN MANAJEMEN

Komitmen Manajemen adalah hal yang paling mendasar dari sistem manajemen yang akan dan sedang dibangun atau diimplementasikan…

sebenarnya dasar penerapan sistem manajemen apapun itu bisa ISO 9001, ISO 14001, OHSAS 18001, selalu berawal dari komitmen manajemen, bukan cuma di awal, tapi juga saat develop sisitem dan saat menjalankan sistem ini komitmen manajemen menjadi hal yang sangat penting…..

apa saja komitmen dari manajemen terhadap penerapan ISO 9001, 14001 dan OHSAS 18001..

1. Menetapkan Kebijakan Mutu,,,

ya kebijakan mutu adalah landasan yang kuat bagi permulaan sistem manajemen yang di bangun kebijakan mutu harus ditetapkan oleh top manajemen sekaligus mereka menandatanganinya sekaligus bertanggung jawab dalam memsosialisasikan terhadap seluruh karyawan di lingkungan Organisasi.

bila kita lihat kembali isi dari kebijakan mutu ini adalah bahwa perusahaan berkomitmen untuk menyediakan produk atau jasa yang terbaik bagi customernya, tentu saja top manajemen sangat paham apa saja yang dapat memenuhi harapan pelanggan terkait dengan produk dan service yang diberikan, jadi sangat wajar kiranya bila harapan dari top maajemen terkait dengan best produk dan service yang aka diberikan ke customer dituangkan di dalam kebijakan, sehingga pada akhirnya semua karyawan bergerak ke arah yang sama,,,,,,,

2. Membuat Sasaran Mutu/ sasaran Lingkungan / Sasaran K3,,,

sasaran mutu sudah sering saya bahas di artikel artikel saya sebelumnya, ya adalah menjadi tanggung jawab maajemen untuk menetapkan sasaran mutu di dalam organisasinya, sasaran mutu ini adalah guide yang lebih spesifik terkait dengan kebijakan mutu, lingkungan atau K3, apa, siapa yang akan melakukan, bagaimana melakukan, kapan dilakukan, di bagian apa, dan kenapa menetapkan target tersebut (5W, 1H), dan ini adalah salah satu tools bagi top manajemen untuk men drive semua departemen atau bagian, sekaligus memberikan ketegasan bahwa ini adalah yang penting dilakukan pada periode ini jadi pastikan semua yang telah ditetapkan dalam sasaran ini bisa dicapai,,, bagi karyawan di organisasi aka menjadi arah yang jelas kemana departemen nya akan bergerak,sehingga mereka bisa mensupport,,, agar sasaran ini bisa dicapai.

3. Menyediakan sumber daya,

sumber daya yang diperlukan organisasi untuk mencapai kepuasan pelanggan,atau untuk mengurangi pencemaran lingkungan atau untuk menurunkan kecelakaan kerja, harus disediakan oleh top manajemen, baik itu berupa modal/ uang / alat yang dibutuhkan untuk merealisasikan produk/ jasa ataupun sumber daya manuasia yang dibutuhkan, harus di pastikan jumlah dan kompetensinya, karena kedua hal diatas sangat mempengaruhi hasil kerja baik dari segi kualitas, pencemaran lingkungan maupun keselamatan kerjannya,,,, jadi apabila ada kekurangan sumber daya di dalam organisasi yang semaksimal mungkin top manajemen harus berkomitmen untuk menyediakannya.

4. Menunjuk Wakil Manajemen

di ISO 9001:2008 ini wakil manajemen adalah wajib harus ada nanti setelah perubahan ISO 9001:2015 wakil manajemen ini bukanlah sesuatu yang wajib bagi organisasi,,,(ntar mbahasnya ya, lho kog ga diwajibkan?, terus siapa yang akan menjalankan sistem? nanti posisi saya sebagai wakil manajemen bagaimana? hadew jadi panjang pertanyaan nya ya, sabar sabar,, suatu saat pasti akan saya bahas kog,,,, kalau ndak sabar training aja “Perubahan ISO 9001:2008 ke ISO 9001:2005” heheheh

kembali ke ISO 9001:2008 tentang penunjukan wakil manajemen, wakil manajemen ini ditunjuk dan bertanggung jawab langsung kepada top manajemen, sehingga top manajemen bisa mendapatkan laporan yang update mengenai sisitem manajemen yang dijalankan dalam organisasi, dengan demikian top manajemen akan gampang membuat keputusan terkait dengan sistem manajemen, harap diingat bahwa sistem manajemen di dalam organisasi seharusnya adalah kegiatan sehari-hari yang dijalankan di organisasi karena banyak sekali organisasi yang memisahkan antara operasional sehari-hari dengan sistem manajemennya, jadi kalau saya sebutkan sistem maajemen berati adalah kegiatan operasional perusahaan yang berjalan berdasarkan sistem,,,,

 Wakil Manjemen di dalam organisasi mengemban tanggung jawab yang sangat vital terkait dengan implementasi manajemen sistem ( audit internal, manajemen review, ketidaksesuaian produk/ jasa, corective & Preventive action) dll, dan melaporkannya kepada top manajemen, dan top manajemen harus membuat keputusan dan guidelines apa dan bagaimaa langkah selanjutnya tentu saja dengan mmepertimbangkan berbagai masukan yang ada.

5. Manajemen Review

inilah tools di ISO 9001:2008 yang sangat penting bagi top manajemen, disinilah segala indikator sistem bisa terlihat, asal semua agenda yang diwajibkan oleh ISO di bicarakan dengan sungguh sungguh, maka top manajemen dapat melihat secara gamblang bagaimana sistem yang dijalankan, apa saja yang sudah dicapai, apa saja yang perlu ditingkatkan, bagaimana penilaian customer terhadap organisasi, kesalahan apa saja yang sering terjadi di lapangan, apa rencana organisasi di masa yang akan datang, bagaimana dengan  keputusan keputusan sebelumnya, apakah sudah bisa dieksekusi dengan baik?

ya rasanya akan menjadi begitu bagus penerapan sistem manajemen apabila top manajemen menjalankan semua yag sudah menjadi komitmennya terhadap sistem yang dibangun……

itulah sedikit pembahasan mengenai komitment manajemen, bagi organisasi yang ingin menyelenggarakan Training Exlusive mengenai komitment manajemen ini silahkan menghubungi HP: 0812 10 9 10 329,  email budi_wibowo_bb@yahoo.com

salam hangat……

budi wibowo

www.konsultant-iso.com

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.