CARA MELAKUKAN SURVEY KEPUASAN PELANGGAN PELANGGAN SESUAI DENGAN ISO 9001 2008

Survey kepuasan pelanggan ini salah satu tools yang untuk mendapatkan gambaran mengenai apa yang menjadi presepsi pelanggan terhadap organisasi kita, Cara melakukan survey kepuasan  pelanggan  sesuai dengan ISO 9001 2008  tidak ada aturan yang baku di dalam klausal ISO, selain hanya bahwa organisasi haarus memantau presespsi pelanggan dengan secara periodik, hanya ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam melakukan survey kepuasan pelanggan ini

 

Pembuatan Questionare

Dalam membuat daftar pertanyaan sering sekali organisasi hanya asal membuat pertanyaan, atau lebih parah lagi hasil mengambil bahan pertanyaan dari organisasi lain yang belum tentu sesuai dengan organisasi kita, waduh apa jadinya jika melakukan survey menggunakan questionare dari organisasi lain, bisa bisa data yang diperoleh kurang akurat kan ? sebaiknya organisasi menimbang masak masak apa-apa saja pertanyaan yang akan disampaikan kepada customer.

 

Jumlah Sample

Banyak organisasi yang melakukan survey kepuasan pelanggan ini hanya sekedar menggugurkan kewajiban di dalam klausal ISO, sayang sekali ya , padahal kita dapat memanfaatkan tools ini dengan baik untuk mendapatkan gambaran yang benar apakah organisasi selama ini telah melakukan service dengan baik dimata customer, maka alangkah baiknya jika pada saat melakukan survey ini dilakukan dengan teknik dan metode yang benar, jumlah sample menggunakan teori yang sudah umum sehingga didapat sample yang benar-benar representative dengan customer kita.

 

Kemudahan  mengisi survey

bahan pertanyaan untuk survey sudah dipersiapkan dengan baik, tapi masih ada hal yang harus diperhatikan yaitu adalah kemudahan customer dalam mengisi questionare, disarankan untuk memberikan multiple choice atau  menggunakan skala  1-5 agar customer dengan mudah mengisi survey yang kita berikan.

 

Berikan Reward

customer telah meluangkan waktu untuk memberikan pendapatnya terhadap produk dan service organisasi, ada baiknya kita memberikan reward kepada customer bisa berupa gift, barang atau product, discount, dsb. ajang ini sekaligus sebagai promosi organisasi terhadap exiting customer atau calaon customer sehingga kita dapat melakukan 2 hal sekaligus survey dan promosi..

 

Analisa Hasil Survey

data survey yang sudah terkumpul dilakukan analalisa dengan baik, agar gambaran mengenai organisasi di mata customer bisa terlihat dengan benar, jangan menyembunyikan data survey yang jelek dan hanya memunculkan data survey yang bagus bagus, karena hal ini sama saja dengan menyembunyikan fakta, hasil survey yang buruk, kita harus analisa di mana saja titik lemah organisasi  sehingga nanti organisasi dapat melakukan tindakan perbaikan.

 

Tindakan Perbaikan

Survey harus dapat menghasilkan rekomendasi terhadap organisasi mengenai apa-apa saja yang harus diperbaiki di masa masa yang akan datang, sekaligus melihat gambaran apakah tindakan perbaikan sebelumnya sudah sesuai dengan harapan pelanggan, sehingga organisasi bisa membuat urutan prioritas apa saja yang akan dilakukan untuk customernya. apabila ada rekomendasi tindakan perbaikan maka hal ini perlu dimasukan kedalam Corrective Action Request supaya tindakan perbaikan yang dilakukan bisa dijalankan dan jelas siapa yang betanggung jawab dan kapan mau dilakukan.

 

demikian sedikit penjelasan mengenai surve kepuasan pelanggan

 

semoga bermanfaat……..

 

 

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.