Dokumentasi ISO 9001:2008

Dua tujuan yang paling penting dalam revisi dari standar ISO seri 9000 adalah

1.untuk mengembangkan satu set sederhana dari standar yang akan sama-sama berlaku untuk organisasi kecil, menengah dan besar

2.Agar jumlah dan detail dokumentasi yang dibuat lebih relevan dengan hasil yang diinginkan dalam kegiatan atau aktivitas organisasi .

untuk mencapai dua tujuan diatas diperlukan design dan pengembangan dokumentasi ISO 9001 yang baik dan relevan terhadap pencapaian tujuan atau sasaran organisasi.

Apa yang di maksud dokumen ?

  • dokumen adalah Komunikasi informasi

– Sebagai alat untuk transmisi informasi dan komunikasi. Jenis dan luasnya

– dokumentasi akan tergantung pada sifat produk organisasi dan proses,

– tingkat formalitas sistem komunikasi dan tingkat keterampilan komunikasi dalam organisasi, dan budaya organisasi

  • dokumen sebagai Bukti kesesuaian

– Penyediaan bukti bahwa apa yang direncanakan, sebenarnya sudah dilakukan

  • dokumen untuk Berbagi pengetahuan

– Untuk menyebarkan dan melestarikan pengalaman organisasi.

– contoh : spesifikasi teknis, yang dapat digunakan sebagai dasar untuk desain dan pengembangan produk baru

Jenis Dokumen dalam ISO 9001

  1. Sesuai dengan ISO 9001: 2008 klausul 4.2 persyaratan dokumen mungkin dalam berbagai bentuk atau jenis media,
  2. Dan definisi “dokumen” di ISO 9000: 2005 klausul 3.7.2 memberikan contoh berikut :

– Kertas

– Disc komputer elektronik atau optik

– Foto

– dll

Persyaratan dokumentasi pada ISO 9001

ISO 9001: 2008 klausul 4.1 Persyaratan umum mensyaratkan organisasi untuk “menetapkan, mendokumentasikan, menerapkan, dan memelihara sistem manajemen mutu dan terus-menerus meningkatkan efektivitas dalam kesesuai annya dengan persyaratan Standar Internasional ini ”

Klausul 4.2.1 Umum menjelaskan bahwa dokumentasi sistem manajemen mutu harus mencakup:

a) pernyataan kebijakan mutu dan sasaran mutu didokumentasikan;

b) manual mutu

c) prosedur terdokumentasi yang disyaratkan oleh standar ini

d) dokumen yang diperlukan oleh organisasi untuk memastikan effektifitas perencanaan, operasi dan pengendalian proses.

e) catatan yang diperlukan oleh standar ini;

Catatan pada Klausul 4.2 memperjelas bahwa di mana standar khusus meminta/ mengharuskan adanya “Prosedur terdokumentasi “, maka prosedur harus ditetapkan, didokumentasikan, diterapkan dan dipelihara

Hal ini juga menekankan bahwa tingkat dokumentasi SMM mungkin berbeda dari satu organisasi ke yang lain karena

– Ukuran organisasi dan jenis kegiatan;

– Kompleksitas proses dan interaksinya, dan

– Kompetensi personil.

Semua dokumen yang merupakan bagian dari sistem manajemen mutu harus dikendalikan sesuai dengan pasal 4.2.3 dari ISO 9001: 2008, atau, untuk kasus catatan mutu, harus sesuai dengan pasal 4.2.4.

Demikianlah sedikit sharing mengenai dokumentasi ISO 9001:2008, anda membutuhkan Training mengenai dokumentasi ISO 9001:2008 ini secara lengkap dan mendalam ?

hubungi kami : GMCI HP : 0812 10 9 10 329, email : budi_wibowo_bb@yahoo.com

dokumentasi ISO 9001

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.