Training ISO 9001:2018 Internal Auditor &ISO 19011:2018 Management system Auditor

Training ISO 9001:2018 Internal Auditor

Brosur Training ISO 9001 2015 internal auditor dan ISO 19011 2018 Management system auditor

Pengenalan ISO 19011:2018 Audit Sistem Manajemen

Pengenalan ISO 19011:2018

  • ISO (Organisasi Internasional untuk Standardisasi) adalah organisasi internasional non-pemerintah yang independen dengan keanggotaan 162 badan standar nasional
  • Melalui para anggotanya, ini menyatukan para pakar untuk berbagi pengetahuan dan mengembangkan Standar Internasional yang relevan secara sukarela, berbasis konsensus, yang mendukung inovasi dan memberikan solusi untuk tantangan global
  • ISO bekerja sama erat dengan Komisi Elektroteknik Internasional (IEC) dalam semua hal standardisasi elektroteknik
  • ISO telah menerbitkan 22354 Standar Internasional dan dokumen terkait, yang mencakup hampir setiap industri, mulai dari teknologi, keamanan pangan, hingga pertanian dan layanan kesehatan. Standar Internasional ISO berdampak pada semua orang, di mana saja
  • Pelajari lebih lanjut tentang struktur ISO dan bagaimana ISO diatur
  • ISO 19011 adalah Standar Internasional ISO tentang ‘Pedoman untuk mengaudit sistem manajemen’
  • Dokumen ini memberikan panduan tentang sistem manajemen audit, termasuk prinsip-prinsip audit, mengelola program audit dan melakukan audit sistem manajemen, serta panduan tentang evaluasi kompetensi individu yang terlibat dalam proses audit
  • Ini berlaku untuk semua organisasi yang perlu merencanakan dan melakukan audit sistem manajemen baik internal atau eksternal.
  • Penerapan dokumen ini untuk jenis audit lain dimungkinkan, asalkan pertimbangan khusus diberikan untuk kompetensi khusus yang diperlukan
  • Riwayat Revisi:
    • Versi Pertama – ISO 19011: 2002
    • Versi Kedua – ISO 19011: 2011
  • Versi Ketiga & Saat Ini – ISO 19011:2018

Perbedaan antara  Versi ke 3 (2018) Vs  Version ke 2 (2011)

  1. Penambahan pendekatan berbasis risiko pada prinsip-prinsip audit
  2. Perluasan panduan dalam mengelola program audit, termasuk risiko program audit
  3. Perluasan pedoman untuk melakukan audit, khususnya bagian tentang perencanaan audit
  4. Perluasan persyaratan kompetensi generik untuk auditor
  5. Penyesuaian terminologi untuk mencerminkan proses
  6. Penghapusan lampiran yang memuat persyaratan kompetensi untuk mengaudit disiplin sistem manajemen spesifik (karena banyaknya standar sistem manajemen individual, tidaklah praktis untuk memasukkan persyaratan kompetensi untuk semua disiplin ilmu)
  7. Perluasan Lampiran A untuk memberikan panduan tentang konsep audit (baru) seperti konteks organisasi, kepemimpinan dan komitmen, audit virtual, kepatuhan dan rantai pasokan

Istilah dan Definisi dalam ISO 19011:2018

Audit

Proses sistematis, independen dan terdokumentasi untuk mendapatkan bukti objektif dan mengevaluasinya secara objektif untuk menentukan sejauh mana kriteria audit dipenuhi

Audit Gabungan

Audit dilakukan bersama-sama di auditee tunggal pada dua atau lebih sistem manajemen

Audit Bersama

Audit dilakukan pada satu auditee oleh dua atau lebih organisasi audit

Program Audit

Pengaturan untuk satu set audit atau lebih yang direncanakan untuk jangka waktu tertentu dan diarahkan menuju tujuan tertentu

Lingkup audit

Luas dan batasan audit

Rencana audit

Deskripsi kegiatan dan pengaturan untuk audit

Kriteria audit

Seperangkat persyaratan yang digunakan sebagai referensi untuk membandingkan bukti objektif

Bukti objektif

  • Data yang mendukung keberadaan atau kebenaran sesuatu
  • Bukti obyektif dapat diperoleh melalui observasi, pengukuran, tes atau dengan cara lain; Bukti obyektif untuk keperluan audit umumnya terdiri dari catatan, pernyataan fakta, atau informasi lain yang relevan dengan kriteria audit dan dapat diverifikasi.

Bukti audit

  • Catatan, pernyataan fakta atau informasi lainnya, yang relevan dengan kriteria audit dan dapat diverifikasi

Temuan audit

  • Hasil evaluasi bukti audit yang dikumpulkan terhadap kriteria audit Temuan audit menunjukkan kesesuaian atau ketidaksesuaian; Temuan audit dapat mengarah pada identifikasi risiko, peluang untuk perbaikan atau pencatatan praktik yang baik; Dalam bahasa Inggris jika kriteria audit dipilih dari persyaratan hukum atau persyaratan peraturan, temuan audit disebut kepatuhan atau ketidakpatuhan

Kesimpulan audit

Hasil audit, setelah mempertimbangkan tujuan audit dan semua temuan audit

Klien audit

  • Organisasi atau orang yang meminta audit
  • [Dalam hal audit internal, klien audit juga dapat menjadi pihak yang diaudit atau individu yang mengelola program audit. Permintaan untuk audit eksternal dapat berasal dari sumber seperti regulator, pihak kontraktor atau klien potensial atau yang ada]

Pihak yang diaudit

Organisasi secara keseluruhan atau bagiannya sedang diaudit

Tim audit

Satu atau lebih orang yang melakukan audit, didukung jika diperlukan oleh pakar teknis [Satu auditor dari tim audit ditunjuk sebagai ketua tim audit; Tim audit dapat menyertakan auditor-dalam-pelatihan]

Auditor

orang yang melakukan audit

Pakar teknis

  • Orang yang memberikan pengetahuan atau keahlian khusus kepada tim audit
  • [Pengetahuan atau keahlian khusus berkaitan dengan organisasi, proses kegiatan, produk, layanan, disiplin yang akan diaudit, atau bahasa atau budaya; Seorang ahli teknis untuk tim audit tidak bertindak sebagai auditor]

 

Pengamat

Individu yang menyertai tim audit tetapi tidak bertindak sebagai auditor

Sistem manajemen

elemen yang saling terkait atau berinteraksi dari suatu organisasi untuk menetapkan kebijakan dan tujuan, dan proses untuk mencapai tujuan tersebut

Risiko

efek ketidakpastian

 

Kesesuaian: Pemenuhan suatu persyaratan

Nonconformity: tidak memenuhi suatu persyaratan

Kompetensi

kemampuan untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan untuk mencapai hasil yang diinginkan

Persyaratan

Persyaratan atau harapan yang dinyatakan, umumnya tersirat atau wajib

Proses

  • kegiatan yang saling terkait atau berinteraksi yang menggunakan input untuk memberikan hasil yang diinginkan

Kinerja:

Hasil yang terukur

Efektivitas

Sejauh mana kegiatan yang direncanakan direalisasikan dan hasil yang direncanakan tercapai

 

Demikian sedikit penjelasan mengenai ISO 19011:2018, Semoga bermanfaat..

Training ISO 14011:2018 Hub email :budiwibowo.gmci@gmail.com HP 0812 10 9 10 329

 

Konteks Organisasi dan Interested Party ISO 9001:2015 untuk Kontraktor

Konteks Organisasi

4.1 Memahami Organisasi & Konteksnya

Organisasi  telah mengkaji dan menganalisis aspek-aspek kunci dari Organisasi dan para pemangku kepentingan untuk menentukan arah strategis perusahaan dengan cara:

  • Memahami produk dan jasa organisasi, dan ruang lingkup sistem manajemen
  • Memahami masalah internal dan eksternal yang menjadi perhatian Organisasi dan pihak yang berkepentingan;

Banyak isu-isu Internal dan eksternal diidentifikasi melalui analisis risiko yang dihadapi baik Organisai  atau pihak yang berkepentingan. masalah tersebut dimonitor dan diperbarui sesuai dengan kondisi aktual, dan dibahas sebagai bagian dari tinjauan manajemen.

Isu Isu Internal maupun eksternal tersebut misalnya terkait dengan Teknology, Persaingan, Perubahan Pasar, hukum, budaya, Masyarakat. Lingkungan ekonomi baik lokal maupun internasional.

Langkah Langkah dalam mencari konteks organisasi adalah sbb :

  1. Bentuk Tim Kecil yang terdiri dari perwakilan departemen dan Top Management
  2. Identifikasikan ISU ISU yang related dengan aapa yang sudah di targetkan oleh organisasi.
  3. Berbagai isu yang didapat dituangkan dalam bentuk tertulis dan dilihat berbagai ISU tersebut masuk dalam kategori apa
  4. Proses pembuatan konsteks ini akan lebih mudah dengan bantuan SWOT analysis Tools.
  5. Diskusikan berbagai ISU yang muncul dan bagaimana strategy Organisasi untuk mengatasi atau mencapai peluang dari hasil identifikasi konteks organisasi

Contoh beberapa konteks organisasi ISO 9001:2015 untuk perusahaan kontraktor

Teknology : Berbagai alat berat yang semakin bagus dan modern yang digunakan oleh industry kontraktor saat ini, yang tentu saja hal ini sangat berpengaruh terhadap performance organisasi apabila organisasi tidak segera mengambil langkah langkah yang diperlukan untuk mengatasi hal ini.

Persaingan : Market share customer / Pengguna Jasa Kontraktor pada Organisasi ABC yang mencapai 20%, Hal ini sangat positif dan masih berpeluang untuk dapat diperluas dengan penambahan sekitar 5 sd 10 persen pada tahun ini,

Informasi ini kemudian digunakan oleh manajemen puncak untuk menentukan arah strategis perusahaan. Ini didefinisikan dalam catatan tinjauan manajemen, dan secara berkala diperbarui mengikuti kondisi dan situasi yang berubah.

4.2 Memahami kebutuhan & harapan pihak berkepentingan

Karena Pengaruh atau Pengaruh Potensial pada kemampuan organisasi untuk secara konsisten menyediakan produk / Jasa yang memenuhi persyaratan pelanggan, serta peraturan perundang undangan organisasi harus menentukan

  1. pihak berkepentingan yang relevan dengan SMM
  2. Persyaratan dari pihak yang berkepentingan terkait dengan SMM

Organisasi harus Mengidentifikasi “pihak yang berkepentingan” (stakeholders) yang menerima Layanan Organisasi, atau yang mungkin terkena dampak oleh mereka, atau pihak-pihak yang dinyatakan mungkin memiliki kepentingan yang signifikan di perusahaan kami.

Langkah Langkah dalam mencari Pihak Berkepentingan adalah sbb :

  1. Bentuk Tim Kecil yang terdiri dari perwakilan departemen dan Top Management
  2. Identifikasikan Semua Pihak yang terkait dengan Organisasi
  3. Semua Pihak Terkait dengan SMM dituangkan dalam bentuk tertulis dan dilihat berbagai Persyaratan yang mereka harapkan.
  4. Diskusikan berbagai Persyaratan dari Pihak yang berkepentingan dan bagaimana organisasi dapat memenuhi persyaratan tersebut.

Contoh beberapa Persyaratan Interested Party  ISO 9001:2015 untuk perusahaan kontraktor

Customer : Dewasa ini customer dari perusahaan kontraktor meminta berbagai persyaratan system Manajemen Mutu ISO 9001:2015, ISO 14001:2015 dan OHSAS 18001:2007, SMK3, dll, Bagaimana organisasi dapat memenuhi persyaratan ini ?

Demikian sedikit sharing Mengenai Konteks Organisasi dan Interseted Party  9001:2015, Semoga bermanfaat,

Training, Konsultasi dan Sertifikasi ISO 9001:2008, ISO 9001:2008, ISO 14001:2004, ISO 14001:2015, OHSAS 18001:2007, SMK3, PROPER, dll

Silahkan kontak Kami : HP/WA 081210910329  email:budi_wibowo_bb@yahoo.com

Implementasi ISO 9001:2015 Rasa ISO 9001:2015

sertifikat-iso-9001-2015

Beberapa hari yang Lalu Saya mendapat Tugas untuk melakukan Audit, Di Salah Satu Perusahaan yang baru saja mendapatkan Sertifikat Upgrade dari ISO 9001:2008 ke ISO 9001:2015.. Hmmm Masih Baru Nih,,

Tapi Tunggu dulu Perusahaan Baru Saja Di Audit Eksternal Kenapa Ingin di Audit Lagi ya …??

Pertama tama : Mereka ingin mendapatkan pembanding antara Audit dari Badan sertifikasi nya dengan Audit Pihak lain (dari GMCI)

Yang Kedua : Mereka ingin mendapatkan Masukan yang lebih Objective, karena audit kali ini tanpa ketakutan mendapat temuan yang bisa mempengaruhi sertifikasi mereka.

Ketiga : Mereka ingin memperbaiki implementasi SMM yang sudah dijalankan selama ini.

Audit berjalan dengan sangat lancar, tanpa beban diskusi dan interview mengalir, berbagai kendala, masukan, ide, didiskusikan selama sesi audit, ya audit seperti ini berasa seperti diskusi antara teman dan sahabat, beda suasana dengan audit eksternal….

dan akhirnya beberapa kesimpulan pun di ungkapkan…

kenapa saya nyatakan bahwa SMM yang dijalankan organisasi masih berasa ISO 9001 2008 walaupun mereka telah mendapatkan sertifikasi ISO 9001:2015

1. Risk And Opportunity

Organisasi dan Karyawan masih belum memahami bagaimana seharusnya mereka memanfaatkan Risk dan Opportunity yang ada dalam klausal ISO 9001:2015, sepertinya Risk dibuat sebagai pelengkap saja, tanpa terkait dengan Risk aktual atau kegiatan aktual di lapangan, jadi risk ya risk, pekerjaan ya pekerjaan, jadi berasa tidak memahami bagaimana RISK yang mereka buat bisa mmembantu pekerjaan mereka, bisa menjadi navigasi bagi arah kebijakan organisasi tau departemen.

2. Dokumen , Dokumen dan Dokumen

Versi Baru ISO 9001:2015 sudah menyiratkan bahwa pekerjaan dokumentasi dimudahkan bahkan tidak ada yg sifatnya dokumen wajib, bahkan formulir bisa berdiri sendiri apabila memang sudah memadai dan cukup, Instruksi Kerja, Prosedur, Record semua berlaku sama sebagai dcumented informasi, namun organisasi masih saja belum merubah sebagian besar dokumen yang dikerjakan pada iso versi sebelumnya menjadi lebih ringan dan efektif,,,

3. Leadership

Klausal tambahan dari ISO 9001 2015 adalah mengenai Leadership, namun tetap saja di dalam organisasi, Peran dan tanggung jawab Leader terhadap Implementasi ISO 9001:2015 masih sangat kurang, Jadi belum berasa bagaimana leader mengambil tanggung jawab dan berperan lebih besar dalam implementasi ISO 9001:2015

demikian sekedar sharing mengenai implementasi ISO 9001:2015 di dalam Organisasi,

bagi anda atau organisasi yang membutuhkan Independent Auditor SMM, SME, SML, atau pelatihan ISO 9001:2015, silahkan kontak kami di HP/WA 0812 10 9 10 329, email budi_wibowo_bb@yahoo.com

Semoga Bermanfaat

ISO 9001:2015 Private Training

ISO 9001:2015 Private Training

privat-training-iso-9001-2015

 

Mau Belajar ISO 9001:2015  Privat ?

Ingin Lebih Memahami Apa dan Bagaiamana ISO 9001:2015 secara Lengkap?

Ingin Menerapkan ISO 9001:2015 di Perusahaan ?

Saatnya Anda Belajar ISO 9001:2015 bersama Saya Budi Wibowo secara Privat

Tanggal 25-26 Desember 2016

Materi ISO 9001:2015 Privat

  1. ISO 9001:2015 Interpretasi
  2. ISO 9001:2015 Dokumentasi
  3. ISO 9001:2015 Internal Audit

Investasi : Rp. 4,5 Juta Rupiah

Fasilitas :

  1. Materi Training
  2. Sertifikat Training
  3. Coffee Break

Segera hubungi Kami SMS/WA/HP  : 081210910329

email : budi_wibowo_bb@yahoo.com

Peserta Terbatas hanya 5 Orang Saja,,, ayo buruan daftar……..